Blogroll

Open Cbox

Karapan Sapi

Vacation at Sempu Island

Down Hill

Remote Control Club

Karikatur "Kuliah Di Malang"

Tampilkan postingan dengan label Anak Muda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak Muda. Tampilkan semua postingan

27.12.12

Fingerboard Lebih Aman Dari Skateboard !




Fingerboard adalah replika  dari hobby atau olah raga skateboard yang banyak dilakukan remaja, bentuknya Papan dengan ukuran sekitar 10 cm dengan spesifikasi hampir sama dengan skateboard, bisa juga disebut sebagai sebuah miniatur skateboard, lengkap dengan empat rodanya yang ukurannya juga mini, dan bukan dimainkan seperti halnya skateboard biasa melainkan dimainkan dengan jari jari tangan,  juga dapat disebut sebagai skateboard jari atau tech deck . 
Fingerboard kini telah mewabah terutama dikalangan anak muda, mereka menyukai hobby atau olah raga ini karena disamping tidak membutuhkan budget yang terlalu tinggi untuk mendapatkan fingerboard, mereka juga bisa kapan saja dan dimana saja tidak ribet seperti bermain skateboard, tetapi bila memerlukan arena ada juga arena khusus yang biasanya terdapat di toko toko yang menjual fingerboard tersebut dan gratis untuk memakainya.

Asyiknya memutar-mutar sambil sesekali meloncat-loncatkan papan mini dengan jari jari tangan dengan alat yang mirip skateboard ini membuat para remaja sangat menyukai permainan ini, tetapi permainan ini juga membutuhkan keahlian jari jari dan tangan kita agar bisa bermaindengan sempurna gerakan atau trick trick yang namanya sama seperti di skateboad misalnya ollie, kick flip, board slide dsb.

Di kota malang sendiri juga ada toko toko yang menjual techdeck dan juga menyediakan arenanya, juga ada kompetisinya seperti di stay gold shop di jl. jaya tombok sari 71 merjosari dinoyo malang.
Penasaran bagimana serunya permainan yang satu ini? (Adi Bayu Putra)

Pajamas Party………!!!!!!!!!!

Istilah party atau pesta dalam kehidupan remaja saat ini memang sudah bukan menjadi suatu hal yang tabuh. Banyak sekali remaja-remaja kita yang rela menghambur-hamburkan uangnya demi bisa party. Namun istilah party banyak mengandung arti yang berbeda-beda dan beranekaragam. Entah itu party dalam merayakan ulang tahun, party untuk merayakan suatu hal yang menggembirakan dan banyak sekali party-party yang lainnya. Seperti yang lagi ngetrend dan lagi booming saat ini, banyak sekali remaja-remaja khususnya mereka yang masih duduk di bangku sekolah dan bangku perkuliahan. Mereka terlebih khususnya remaja-remaja wanita, masa-masa liburan memang merupakan moment yang paling di tunggu-tunggu. Pada saat liburan remaja-remaja wanita selalu mempunyai sejuta rencana untuk mengisi waktu liburannya. Mulai dari rencana pergi berlibur ke suatu tempat hiburan atau wisata atau bahkan hanya sekedar shoping ke mall-mall.
Di saat liburan seperti itu, memang paling enak menghabiskan waktu bareng sobat tersayang. Namun, mengisi liburan dengan hanya berlibur ke tempat wisata dan jalan-jalan ke mall itu mungkin sudah merupakan suatu hal yang biasa. Kalau memang bosan dengan acara jalan ke mal, nonton, atau sekedar nongkrong, sekarang ini remaja-remaja wanita mempunyai alternative baru untuk mengisi waktu liburan yang tidak membosankan. Yaaaaa, pajamas party, selain fun, party semacam ini juga bisa menjadikan kita (remaja-remaja wanita) semakin dekat sobat tercinta. Coba bayangkan, di dalam pajamas party remaja-remaja wanita ini bisa ngobrol panjang lebar, nonton film, main games, dan melakukan apa pun yang mereka suka bersama sobat, tanpa memikirkan jam pulang.
Naaaaaahhhhh, buat kalian-kalian remaja wanita niihh, biar acara pajamas party makin seru, jangan lupa bikin perencanaan duluuuuuuu. Yang pertama kalian harus tentukan tema, mulai dari tema yang menyenangkan atau seru, menyanyi kalau kalian dan sobat sama-sama suka menyanyi, atau tema misteri kalau kalian memang seneng banget sama segala tentang hantu. Kemudian jangan lupa siapkan makanan atau cemilan. Buat yang satu ini alangkah baiknya kalian mencari makanan yang gampang dan disukai oleh semua peserta pajamas party. Untuk makan berat, cari yang bisa delivery saja, seperti pizza atau burger. Sediakan banyak cemilan, seperti popcorn, keripik, dan buah-buahan. Jika kita berkumpul dengan sobat-sobat tercinta, gak seru dong kalo hanya sekedar ngobrol dan nonton film. Jadiiiiiiiiiiii, dalam acara pajamas party bakal lebih berkesan kalau kalian bikin games di dalamnya. Bisa main kartu, adu bakat, atau mungkin lomba karaoke? Permainan saling me-make over juga seru looooo. So, sipakan diri kalian remaja-remaja wanita untuk mengisi liburan dengan pajamas party.
(Abdul Qohar M.A.M (Bhokir) 09220129)


30.10.12

Passion Before Fashion




A

walnya di era Tahun 90’-an lalu para pemuda-pemudi lokal telah tahu & paham akan musik sejenis ‘’PUNK’’ yang lebih beraliran keras yang biasa disebut dengan ‘’Hardcore’’. Di Kota besar misalnya seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Malang, merupakan Kota paling banyak pencipta & kreator aliran genre musik seperti ini, dan sampai detik ini banyak menjamur di Kota-kota lain di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri bahwa mereka telah mengikuti lifestyle (gaya hidup) asing.
Di Kota Malang ini contohnya, mulai dari anak-anak yang masih dibawah umur hingga orang yang cukup berumur pun masih tampak jelas terlihat di acara-acara musik (gigs) hardcore. Ini karena pertemanan (friendship), loyalitas (loyalty), dan komitmen (commitment) mereka cukup kuat di genre hardcore. Bahkan mereka beranggapan bahwa di setiap gigs hardcore adalah ajang untuk menjalin semangat kekerabatan yang sangat erat. Musik-musik hardcore banyak mengusung tema-tema seperti semangat anak muda untuk hidup positif tanpa rokok, narkoba, miras dan sex. Sering disebut dengan ‘’Hardcore Straight Edge’’. Kemuakkan akan kerasnya duniawi, serta ada pula yang menyindir tentang dunia politik yang kerap melanda negeri ini.
Gaya hidup atau lifestyle juga sangat menginspirasi kaum musik hardcore. Gaya-gaya seperti kaos, jumper & hoodie yang banyak menggambarkan band-band, berclana pendek, bertopi dan bersepatu mungkin itu merupakan gaya dan model yang sering terlihat di sekitar kalangan pecinta musik hardcore. So, Do It Yourself, jadilah dirimu sendiri. Kita harus mengkaji dan memahami lebih dalam lagi apa arti dari musik hardcore?, apa pesan yang disampaikan?, positif atau negative untuk kita?, jika kita ingin mengikuti gaya hidup atau lifestyle-nya. Passion Before Fashion, paham dulu lalu berpenampilan, jangan sebaliknya berpenampilan dulu lalu paham hehe J. (Kerisdianto)

18.10.12

Sosialita


Mungkin sudah tidak asing lagi kita mendengar ataupun melihat langsung wanita sosialita, yang saat ini sudah menjadi gaya hidup remaja perempuan perkotaan. Sosialita yang awalnya adalah trend gaya hidup para bangsawan kaya kini sudah menjadi ala trend kaum wanita remaja. Dengan menggunakan barang-barang bermerk seperti halnya tas, sepatu, aksesoris yang bisa menghabiskan  biaya hingga jutaan rupiah ini bisa dikatakan gaya hidup wanita ala sosialita.

Beberapa wanita berpose dengan barang mewahnya

Cara berpakaian boleh biasa saja dalam artian tidak murahan dan pas jika dipakainya, tetapi dalam pemakain tas, sepatu dan aksesoris seperti jam tangan dan gelang maupun kalung yang dikenakan  haruslah yang asli dan bermerk terkenal seperti GUEES, CK, VL “ujar wanita pengkonsumsi hidup mewah ini”. Hal inilah yang menjadi identitas kelas diri “tuturnya”.  Mobil mewah yang dikemudikan juga tidak luput dari trend gaya hidup ala sosialita. Dari kehidupan yang sedemikian ala serba mewah, wanita sosialita juga menjadi trend gaya dalam masyarakat. Dengan rambut panjang berkilau penuh penataan salon, sepatu high heells yang menjulang tinggi menjadikan salah satu pemandangan yang wah dan bisa jadi satu pusat perhatian jika berada di keramaian mal-mal besar. Apakah ini yang diinginkan para wanita gaya hidup ala sosialita? 

Kecemburuan sosial juga dapat menjadi dampak negatif dari gaya hidup ala sosialita. Bermunculan komunitas ukuran kelas atas yang kemudian mereka memiliki posisi tawar yang kuat dalam komunitas tersebut. Mungkin dari sebagian orang yang diluar komunitas mengatakan itu tidak rasional dengan membeli keperluan yang hingga jutaan harganya. Dan di dalam suatu komunitas itu sendiri akan lebih mengakui satu sama lain (status sosial). Gaya hidup ala sosialita menuurut anda? (M. Widianto E. P.)

10.10.12

Gaya Hidup Tidak Sehat


Doni saat bermain game sambil merokok

Merokok sudah menjadi gaya hidup remaja perkotaan. Kehidupan yang berada di dalam lingkungan kota, sudah tidak rancuh lagi dengan remaja perokok aktif. Tanpa  disadari kebanyakan mahasiswa termasuk anda mungkin sudah menjadi bagian dari kebiasaaan hidup yang tidak sehat.
Berbagai macam kegiatan didalam ataupun diluar kampus membuat anda terpapar dengan asap rokok. Perokok saat ini yang kita ketahui sudah banyak bisa kita lihat dimana mana dan bahkan kita bisa hirup setiap saat. Yang kita ketahui saat ini asap rokok dapat menimbulkan masalah kesehatan.
Suatu studi mengatakan bahwa si perokok pasif juga mempunyai sedikit resiko penyakit asma, jantung dan paru-paru dibandingkan dengan perokok aktif. Buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin dan antioksidan dapat efektif mengurangi reaksi oksidasi.
Belum lagi remaja yang sampai kecanduan game online yang bias membuat tidur kurang cukup sampai larut malam. Manusia faktanya ukuran orang dewasa diharuskan tidur 7-8 jam setiap malamnya.Kurangnya istirahat dimalam hari karena aktifitas yang sangat padat  dapat menyebabkan depresi, menurunya fungsi otak sehingga sulit untuk mengingat dan  berkonsentrasi. Resiko obesitas juga meningkat pada orang – orang yang tidak cukup tidur setiap malamnya.
Bahkan seperti salah satu mahasiswa yang saya temui ditempat kediamanya, sebut saja doni. Mengkonsumsi rokok dan bisa dikatakan perokok sangat aktif, disamping itu kecanduan game online yang tanpa henti hentinya tetap berada di depan computer saat larut malam sambil menikmati asap rokok. Belum lagi kebiasaan mahasiswa yang mempunyai gaya hidup dengan mendiami tongkrongan cafe atau restoran yang memaksa anda untuk makan makanan yang tinggi lemak dan gula. Lalu bagaimana yang anda lakukan untuk tetap hidup sehat? (M. Widianto E. P.)